Sabtu, 09 Desember 2017

Momen Pertama Saya Menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)



Tanggal 9 Desember 2017 memiliki tempat khusus dalam perjalanan saya di RSU Permata Madina Panyabungan. Hari itu adalah momen pertama kalinya saya menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) sejak saya resmi dipercaya sebagai Koordinator Diklat di Unit Personalia & Diklat.

Awalnya, saya masih baru dalam dunia pelatihan rumah sakit. Tanggung jawabnya besar, tuntutannya tinggi, dan saya tahu bahwa PPI adalah salah satu materi paling fundamental dalam keselamatan pasien maupun keselamatan kerja tenaga kesehatan. Karena itu, saya ingin pelatihan perdana ini bukan hanya sekadar kegiatan formal, tetapi benar-benar menjadi pengalaman belajar yang hidup, menyenangkan, dan bermanfaat bagi seluruh peserta.

Suasana pagi itu cukup berbeda. Ruang pelatihan terasa lebih hangat dari biasanya—bukan karena udara, tapi karena antusiasme para peserta. Perawat, tenaga medis, dan staf pendukung memenuhi ruangan dengan semangat ingin belajar. Mereka tahu, apa yang dibahas dalam PPI akan menjadi bekal penting dalam pekerjaan sehari-hari.

Bagi saya pribadi, inilah uji panggung pertama. Mulai dari menyusun materi, mempersiapkan pemateri, menyiapkan fasilitas, hingga memastikan semua berjalan lancar—semuanya saya jalani dengan penuh keseriusan. Setiap detail terasa penting, dan setiap kejadian sekecil apa pun menjadi pengalaman yang membentuk cara saya mengelola diklat di kemudian hari.

Pelatihan berjalan lancar dan penuh interaksi. Para peserta aktif bertanya, berdiskusi, bahkan berbagi cerita pengalaman mereka dalam menangani situasi yang berkaitan dengan infeksi. Dari sana saya sadar: pelatihan bukan hanya tentang materi yang diberikan, tetapi tentang ruang belajar yang hidup antara sesama tenaga kesehatan.

Ketika kegiatan selesai, ada rasa lega, bangga, dan bersyukur. Lega karena semuanya berjalan baik. Bangga karena saya berhasil melewati momen besar sebagai koordinator diklat. Dan bersyukur karena didukung oleh tim yang solid dan peserta yang luar biasa.

Pelatihan 9 Desember 2017 itu menjadi langkah awal yang memperkuat jalur saya di dunia pendidikan dan pelatihan rumah sakit. Dari situ saya belajar bahwa sebuah kegiatan bisa jadi sederhana, tapi maknanya sangat panjang. Dan sampai hari ini, setiap kali mengadakan pelatihan baru, saya selalu teringat pada momen pertama itu—momen yang menjadi pondasi perjalanan saya di RSU Permata Madina Panyabungan.

Tidak ada komentar: