Sabtu, 24 September 2022

Jarak dan Rindu

Jika jarak dan waktu terasa menyakitkan,
Rindu tak kunjung reda dalam hati yang resah.
Namun kudengar kabarmu dari bintang berkilauan,
Yang kupandangi di langit malam yang sepi.

Di sana, kita bertemukan pandang,
Meski terpisah oleh lautan dan pulau.
Gemintang pun jadi saksi bisu,
Akan cinta yang tak pernah pudar.

Meski tak bersua, namun hati tetap terikat,
Seperti tali yang mengikatkan hati kita.
Cukuplah kabar dari bintang di angkasa,
Menyiratkan cinta yang abadi dan tak tergantikan.

Senin, 19 September 2022

Mencoba Hal Baru

Kemakmuran adalah milik orang yang paling cepat mempelajari hal-hal yang baru. Terbuka pada perubahan, mempelajari hal baru dan melakukan lebih dari sekedar peran. Begitu isi diskusi kami malam ini bersama teman-teman pecinta kopi malam.

Aku tahu, jika kekeuh mempertahankan ego dan tidak mau mempelajari hal baru, maka pola pikir hanya seperti itu-itu saja. Kelak suatu saat akan tertinggal dan tergerus habis.

Kejumudan mencuri rasa
Kucoba tuang sedikit sensasi
Dengan mencoba cara baru
Untuk selesaikan stagnasi hidup

Walau dalam kerangka
Adrenalin telah membuncah
Dopamin membanjiri otak
Capaian kebahagiaan coba kurengkuh

-Panyabungan, 19 September 2022-

Sabtu, 10 September 2022

Memaksimalkan Media Sosial untuk Politik

Sudah cukup banyak yang mengetahui bahwa media sosial mempunyai kekuatan dalam memengaruhi opini publik. Menggalang dukungan melalui media sosial akan menjadi lebih cepat dalam menyampaikan pesan tertentu. Karena itu, media sosial telah menempatkan ruang demokrasi dalam babak baru dari perspektif komunikasi politik. Dengan demikian, media sosial sebagai sarana komunikasi memiliki peran membawa orang (penggunanya) untuk berpartisipasi secara aktif dengan member kontribusi dan feedback secara terbuka, baik untuk membagi informasi maupun member respon secara online dalam waktu yang cepat.

Media sosial sebagai media alternatif yang didukung oleh kekuatan teknologi komunikasi, sesungguhnya memiliki banyak manfaat dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap demokratisasi komunikasi menuju masyarakat informasi yang adil sejahtera (Susanto, 2017). Bagi partai politik, memanfaat media sosial dapat membangun komunikasi politik dengan kelompok atau organisasi politik dan pendukungnya. 

Menurut Matthew A. Baum dan Tim Groelling, pengguna media sosial berpotensi menjadi opinion leaders baru yang akan mendapatkan pengikutnya masing-masing (Hastuti, 2011). Karena itu, partai politik membutuhkan media sosial agar kadernya yang duduk sebagai anggota legislatif bisa memberikan informasi ke publik secara jujur dan transparan.