Kumpulan aksara sebagai jejak perjalanan menembus ruang dan waktu dalam mengeksplorasi diri dan dunia.
Selasa, 26 September 2017
Pengembalian (Return)
Pergudangan (Warehousing)
Komponen-Komponen Rantai Pasokan : Transportasi
---
Senin, 25 September 2017
Alur Proses Rantai Pasokan
- Arus material
- Arus informasi / data
- Arus uang
Jumat, 22 September 2017
Menggali Makna Hijrah dalam Peringatan Tahun Baru Islam
Kamis, 21 September 2017
Norwegia Negara Paling Bahagia Tahun 2017
Laporan Kebahagiaan Dunia
Laporan Kebahagiaan Dunia (Wold Happiness Report) pertama diterbitkan pada bulan April 2012 untuk mendukung Pertemuan Tingkat Tinggi PBB mengenai kebahagiaan dan kesejahteraan. Sejak saat itu, kebahagiaan dianggap sebagai ukuran tepat kemajuan sosial dan tujuan kebijakan publik. Pada bulan Juni 2016, OECD berupaya "untuk mendefinisikan kembali narasi pertumbuhan untuk menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai pusat upaya pemerintah". Pada bulan Februari 2017, Uni Emirat Arab mengadakan pertemuan World Happiness sehari penuh, sebagai bagian dari World Government Summit. Dan pada Hari Kebahagiaan Dunia, 20 Maret 2017, diluncurkan World Happiness Report 2017 untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, diterbitkan oleh Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan, dan didukung oleh hibah tiga tahun yang dermawan dari Yayasan Ernesto Illy.
Rabu, 20 September 2017
Bagai Malam Tiada Rembulan
Kilau permata bagai dadu
Berjalan merunduk tika meniti
Disini ada cinta dan juga rindu
Hanya teruntuk kekasih hati
Bulan muharram telah datang
Tahun lalu tinggal kenangan
Lama merindu yang tersayang
Bagaikan pungguk tiada teman
Malam ini ikut pengajian
Betapa banyak teman bertemu
Tapi malam bagai tiada rembulan
Pabila tiada kabar darimu
Rabu, 16 Agustus 2017
Karang Taruna Mandailing Natal Terima Bantuan UEP
Sabtu, 05 Agustus 2017
Belajar Menjaga Aset Rumah Sakit dari Sebuah Ruangan
Ada satu pekerjaan di rumah sakit yang sering luput dari perhatian, tetapi diam-diam sangat menentukan kelancaran pelayanan: pemeriksaan barang inventaris ruangan. Kegiatan ini mungkin terdengar administratif, namun ketika dijalani langsung, saya menyadari betapa pentingnya peran inventaris dalam menjaga mutu layanan kesehatan.
Hari itu, saya bersama tim mulai berkeliling dari satu ruangan ke ruangan lain. Kami membawa daftar inventaris, mencocokkan data di atas kertas dengan kondisi nyata di lapangan. Satu per satu barang diperiksa: meja, kursi, lemari, peralatan pendukung, hingga perlengkapan kecil yang selama ini dianggap sepele. Ternyata, detail-detail kecil inilah yang sering menentukan kenyamanan kerja dan keselamatan pelayanan.
Dalam proses pemeriksaan, kami tidak hanya menghitung jumlah barang, tetapi juga menilai kondisinya. Mana yang masih berfungsi baik, mana yang mulai rusak ringan, dan mana yang sudah tidak layak digunakan. Di sinilah saya belajar bahwa inventaris bukan sekadar soal ada atau tidak ada, melainkan soal kelayakan dan fungsi.
Yang menarik, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog dengan penanggung jawab ruangan. Banyak cerita muncul: barang yang sering digunakan hingga cepat aus, peralatan yang jarang tersentuh karena tidak lagi sesuai kebutuhan, atau fasilitas yang sebenarnya sangat dibutuhkan tetapi belum tersedia. Pemeriksaan inventaris berubah menjadi momen evaluasi bersama.
Hasil pemeriksaan kemudian kami tuangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan. Dokumen ini menjadi saksi bahwa aset rumah sakit telah dicek secara objektif dan bertanggung jawab. Dari sinilah lahir rekomendasi: perawatan rutin, perbaikan, hingga penghapusan atau penggantian barang. Semua berbasis data, bukan asumsi.
Bagi saya pribadi, kegiatan ini memberi pelajaran penting tentang tata kelola rumah sakit. Pelayanan yang baik tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga pada sistem pendukung yang tertib dan terawat. Barang inventaris yang terkelola dengan baik berarti lingkungan kerja yang aman, efisien, dan nyaman.
Di akhir kegiatan, saya semakin yakin bahwa pemeriksaan inventaris bukan pekerjaan tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab profesional. Menjaga aset rumah sakit sama artinya dengan menjaga kualitas pelayanan bagi pasien. Dan dari sebuah ruangan, kita bisa belajar bagaimana sebuah rumah sakit dikelola dengan penuh tanggung jawab.
Minggu, 16 Juli 2017
Rantai Pasokan sebagai Proses
![]() |
| https://ipqi.org/ |
Manajemen rantai pasokan adalah proses yang digunakan oleh perusahaan untuk memastikan bahwa rantai pasokan mereka efisien dan hemat biaya. Rantai pasokan adalah kumpulan langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk mengubah bahan mentah menjadi produk akhir. Lima komponen dasar manajemen rantai pasokan dibahas di bawah ini.
Selasa, 11 Juli 2017
Manajemen Rantai Pasokan
- Mengembangkan hubungan dan layanan pelanggan yang lebih baik.
- Membuat mekanisme pengiriman barang dan layanan yang lebih baik sesuai dengan penundaan minimum.
- Improvisasi produktivitas dan fungsi bisnis.
- Meminimalkan biaya gudang dan transportasi.
- Meminimalkan biaya langsung dan tidak langsung.
- Membantu dalam mencapai pengiriman produk yang tepat ke tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
- Meningkatkan manajemen persediaan, mendukung keberhasilan eksekusi model stok just-in-time.
- Membantu perusahaan dalam beradaptasi dengan tantangan globalisasi, pergolakan ekonomi, ekspektasi konsumen yang meluas, dan perbedaan yang terkait.
- Membantu perusahaan dalam meminimalkan limbah, mengeluarkan biaya, dan mencapai efisiensi selama proses rantai pasokan.
- Mitra rantai pasokan bekerja sama pada tingkat yang berbeda untuk memaksimalkan produktivitas sumber daya, menyusun proses standar, menghapus upaya duplikat dan meminimalkan tingkat persediaan.
- Minimisasi biaya rantai pasok sangat penting, terutama bila ada ketidakpastian ekonomi di perusahaan mengenai keinginan mereka untuk menghemat modal.
- Biaya produk yang efisien dan murah diperlukan, namun manajer rantai pasokan perlu berkonsentrasi pada penciptaan nilai bagi pelanggan mereka.
- Melebihi harapan pelanggan secara reguler adalah cara terbaik untuk memuaskan mereka.
- Meningkatnya ekspektasi klien terhadap variasi produk yang lebih tinggi, barang yang disesuaikan, ketersediaan persediaan dan pemenuhan kebutuhan di luar musim pada biaya yang sebanding dengan penawaran di toko harus disesuaikan.
- Untuk memenuhi harapan konsumen, pedagang perlu memanfaatkan persediaan sebagai sumber daya bersama dan memanfaatkan teknologi manajemen pesanan terdistribusi untuk menyelesaikan pesanan dari simpul optimal dalam rantai pasokan.
Minggu, 25 Juni 2017
Sejarah Logistik
Sabtu, 24 Juni 2017
Asal Usul Logistik
Sabtu, 17 Juni 2017
Apa itu Logistik?
Kamis, 08 Juni 2017
Mengawali Langkah Baru: Pengalaman Mengikuti Training Karyawan Baru di RSU Permata Madina
Tanggal 8 Juni 2017 menjadi salah satu hari yang paling berkesan dalam perjalanan profesional saya. Hari itu, saya resmi mengikuti training karyawan baru di RSU Permata Madina Panyabungan, setelah melalui proses lamaran dan dinyatakan diterima sebagai staf Unit Logistik Umum. Sebuah posisi yang tidak hanya menuntut ketelitian, tetapi juga tanggung jawab dalam memastikan kelancaran operasional rumah sakit.
Hari Pertama yang Penuh Antusiasme
Memasuki ruang pelatihan, saya merasakan atmosfer yang ramah dan penuh semangat. Para peserta berasal dari berbagai unit—mulai dari keperawatan, rekam medis, hingga IT dan tata usaha. Ada perasaan bangga sekaligus haru bahwa saya kini menjadi bagian dari institusi kesehatan yang terus berkembang dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Mandailing Natal.
Materi pelatihan dibuka dengan pengenalan visi-misi RSU Permata Madina. Dari sini, saya memahami bahwa rumah sakit tidak hanya berbicara tentang pelayanan medis, tetapi juga tentang nilai, etika, profesionalitas, dan sinergi antarunit.
Mengenal Peran Logistik dalam Sistem Rumah Sakit
Sebagai bagian dari logistik umum, training ini menjadi langkah awal untuk memahami peta peran dan tanggung jawab saya. Materi mencakup:
-
Pentingnya manajemen inventori
-
Koordinasi dengan unit lain untuk memastikan ketersediaan sarana penunjang
-
Pentingnya ketepatan data dan dokumentasi
Saya mulai menyadari bahwa logistik adalah “urat nadi” rumah sakit yang bekerja diam-diam. Tanpa logistik yang tertata, banyak proses tidak akan berjalan lancar—mulai dari kebersihan ruangan, peralatan administrasi, hingga sarana penunjang untuk pelayanan pasien.
Pembekalan Etika Kerja dan Budaya Organisasi Rumah Sakit
Selain teknis pekerjaan, kami mendapatkan pembekalan tentang budaya kerja RS: disiplin, keramahan, integritas, dan profesionalitas. Bagi saya pribadi, pelatihan ini bukan sekadar seremonial, tetapi pondasi untuk membangun cara kerja yang benar sejak awal.
Kami juga dikenalkan dengan struktur organisasi, jalur koordinasi, serta SOP dasar yang menentukan ritme kerja setiap unit. Meski materi cukup padat, saya justru semakin yakin bahwa berada di lingkungan yang teratur seperti rumah sakit akan membentuk karakter kerja yang kuat.
Awal dari Tanggung Jawab yang Lebih Besar
Menutup pelatihan pada sore hari, saya merasa hari itu bukan hanya hari pertama bekerja—tetapi juga permulaan sebuah perjalanan panjang. Ada banyak hal baru yang harus dipelajari, banyak tantangan yang pasti akan dihadapi, dan banyak kesempatan untuk berkembang.
Sebagai staf logistik, saya bertekad untuk menjalankan tugas sebaik mungkin: memastikan ketersediaan sarana, mendukung unit-unit pelayanan, dan bekerja dengan teliti demi kelancaran operasional RSU Permata Madina.
Rabu, 31 Mei 2017
Jumat, 12 Mei 2017
Sejenak di Sibolga
Sabtu, 01 April 2017
Merayakan Keheningan
Dalam keheningan, benih bersembunyi dalam bumi
Dalam keheningan, sinar matahari turut menghangatkan
Dalam keheningan, berbagai unsur hara turut menumbuhkan
Keheningan adalah menemukan diri
Dalam keheningan, aku berdiskusi dengan pikiran sendiri
Dalam keheningan, aku menyatu dengan diri sendiri
Dalam keheningan, aku menemukan potensi diri sendiri
Keheningan adalah suatu kebebasan.
Dalam keheningan, ada kebebasan dari hiruk pikuk
Dalam kebisingan, ada kebebasan dari ruang hidup yang riuh
Dalam keheningan, ada kebebasan dari kesombongan dunia yang sibuk
Keheningan adalah seni menikmati hidup
Dalam keheningan, ada ketenangan di setiap sudut malam
Dalam keheningan, ada kesanggupan berdamai dengan diri sendiri.
Dalam keheningan, ada kebahagiaan kebahagiaan dengan cara sendiri.
Keheningan adalah proses mencipta
Dalam keheningan, aku menemukan kesadaran
Dalam keheningan, aku memantapkan tujuan
Dalam keheningan, aku berjuang mewujudkan mimpi
Jumat, 17 Maret 2017
Cerdas Mengelola Keuangan
Apakah kamu pernah merasa heran dengan kondisi keuangan ketika melihat isi dompet di akhir bulan? Terus kamu bertanya pada diri sendiri, ke mana saja ya uang saya selama ini? Dengan penghasilan saya yang segini, bagaimana ya caranya supaya dapat pemasukantambahan? Hal inilah yang sering terlintas di pikiran kita.
Kamu nggak perlu cari tambahan lagi. Dengan membuat catatan
keuangan, kamu bisa mengelola keuangan dengan tepat.
Nah, ini cara sederhana dan efektif yang bisa membantu kamu
untuk mengelola keuangan
Siapkan pena dan kertas secukupnya
Catat pengeluaran dan penerimaan uang setiap harinya
Buat kolom yang berbeda, misalnya kolom tanggal, keterangan
pengeluaran, jumlah pendapatan, dan pengeluaran
Setelah itu jumlahkan setiap sebulan sekali agar kamu tahu
keseluruhan jumlahnya
Itulah cara membuat catatan keuangan harian yang sederhana dan efektif. Semoga membantumu untuk mengevaluasi keuangan yang lebih baik lagi.
------------------------------------------------------
Dapatkan 7 Langkah
Kunci Meraih Keberlimpahan Rezeki. Kunjungi link berikut http://edubisnis.net/dap/a/?a=2489&p=http://edubisnis.net/financial-freedom/
Senin, 27 Februari 2017
Banyak Kepala Desa Belum Paham Arti Keberadaan Karang Taruna
“Karang Taruna ini pada tataran aplikasinya wajib terbentuk disetiap Desa dan Kecamatan, kalau ada Kepala Desa yang tidak membentuk Karang Taruna dan menganggarkan di dana desanya, maka kita akan melaporkan hal ini kepada Bupati untuk mengevaluasi Kepala Desa tersebut,” ungkap Al-Hasan yang mantan Ketua Umum PC. PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Padangsidimpuan-Tapsel ini.
Kamis, 12 Januari 2017
Rabu, 11 Januari 2017
Selasa, 10 Januari 2017
Sejenak di Pantai Pandan - Tapanuli Tengah
Jumat, 25 November 2016
Terpujilah Wahai Ibu Bapak Guru
Setiap tempat adalah sekolah. Setiap orang adalah guru.
Terpujilah wahai engkau Ibu Bapak Guru..♫♫Terlalu-lah wahai engkau penyunat gaji Ibu Bapak Guru....♫♫
Ilmu itu harus menengok ke seluruh penjuru (aafkijken), supaya tidak kaku dan tumpul.
Jumat, 16 September 2016
Menulis Jurnal Bisa Mengubah Hidupmu (Serius!)
![]() |
Kalau kamu sedang merasa hidup ini berantakan, kreativitas seret, atau tujuan-tujuan besar terasa makin jauh, mungkin ada satu kebiasaan sederhana yang bisa bantu kamu berubah: menulis jurnal.
Ya, hanya dengan selembar kertas dan sebuah pulpen, kamu bisa menciptakan ruang untuk lebih mengenal diri sendiri, menyusun ulang hidup, dan memantik ide-ide baru. Nggak percaya? Yuk, simak bagaimana catatan harian bisa jadi game changer dalam hidupmu.
1. Menulis Membantu Otak Menyimpan Informasi
Pernah nggak sih, habis baca buku bagus, terus pas mau cerita ke teman, malah nge-blank? Akhirnya cuma bisa bilang, “Udah deh, baca aja bukunya!”
Nah, ternyata menulis jurnal bisa bantu kamu menyimpan informasi penting dari apa yang kamu baca atau alami. Saat kamu mencatat ide-ide atau hal yang kamu pelajari, otak lebih mudah menyimpannya dalam memori jangka panjang.
Sebuah studi di UCLA bahkan menunjukkan bahwa mahasiswa yang mencatat dengan tangan mampu memahami dan mengingat materi kuliah lebih baik dibanding yang mengetik. Menulis tangan itu kayak kasih jejak langsung di otakmu.
2. Bikin Kamu Lebih Produktif
Ternyata refleksi sederhana sebelum tidur bisa meningkatkan kinerja harian hingga 23%. Serius.
Luangkan waktu 10-15 menit di akhir hari untuk menulis: Apa yang berjalan baik hari ini? Apa yang perlu diperbaiki? Apa langkah kecil yang bisa kamu lakukan besok?
Dengan menuliskannya, kamu bukan cuma mengingat, tapi juga merancang ulang hari esok dengan lebih sadar dan fokus. Nggak perlu panjang-panjang, yang penting rutin.
3. Kunci Pintu Kreativitasmu
Inspirasi sering datang tanpa permisi—tapi kadang juga mandek nggak karuan. Di sinilah jurnal bisa jadi alat untuk menghidupkan kembali imajinasi.
Cobalah menulis dengan tangan yang tidak dominan (kalau kamu kidal, pakai tangan kanan, dan sebaliknya). Ini akan mengaktifkan belahan otak kanan, bagian yang bertanggung jawab untuk imajinasi, intuisi, dan kreativitas.
Lebih jauh lagi, coba bawa buku kecil saat jalan-jalan. Menulis sambil berjalan di alam terbuka bisa membuka aliran pikiran yang segar. Dan kalau benar-benar mentok, lakukan teknik morning pages: menulis tiga halaman bebas tiap pagi sebelum melakukan hal lain. Bebasin aja, nggak usah dipikirin bagus atau enggak.
4. Turunkan Kadar Stres
Hidup penuh tekanan. Kadang dari masa lalu, kadang dari ketakutan akan masa depan. Tapi tubuh kita nggak bisa bedain mana yang nyata dan mana yang cuma di kepala—hasilnya, hormon stres kayak adrenalin dan kortisol dilepaskan seakan-akan bahaya itu nyata.
Menulis jurnal adalah cara untuk memutus siklus itu.
Douglas Polster, neuropsikolog olahraga, menyarankan teknik “30 menit tanpa sensor”—tulis semua unek-unekmu dalam setengah jam. Setelah itu? Selesai. Tutup bukunya, dan lanjutkan harimu. Ini cara yang efektif untuk meluapkan stres tanpa menyimpannya di tubuh atau pikiran.
5. Membantu Menyusun Prioritas
Kita semua punya 24 jam, tapi rasanya selalu kurang, kan? Dengan menulis jurnal, kamu bisa menjernihkan isi kepala dan melihat mana yang benar-benar penting.
Setiap pagi, tanyakan pada dirimu:
-
Pagi ini idealnya seperti apa?
-
Apa yang benar-benar ingin kucapai hari ini?
-
Tiga hal yang harus selesai hari ini apa?
Dengan menuliskannya, kamu bukan cuma membuat to-do list, tapi membuat arah. Hari-harimu akan terasa lebih tertata dan penuh makna.
Jadi, Siap Menulis Hari Ini?
Kamu nggak perlu jadi penulis profesional atau punya jurnal mahal. Cukup sebuah buku dan pulpen. Tak ada aturan baku—coret-coret, gambar, curhat, semuanya sah. Yang penting: tulis untuk dirimu sendiri.
Karena siapa tahu, lewat halaman-halaman itu, kamu sedang menulis versi terbaik dari hidupmu.
-
Sejak lama saya memiliki ketertarikan mendalam pada sejarah—sebuah ketertarikan yang tumbuh dari rasa penasaran tentang siapa kita, da...
-
Kesabaran dalam melaksanakan pekerjaan sering kali terdengar seperti nasihat klise, namun justru di sanalah letak kekuatannya. Di tengah dun...
-
Ada dua istilah, yakni Logical Framework (LF atau Logframe) dan Logical Framework Approach (LFA) yang terkadang membingungkan. LogFr...





















