Selasa, 03 November 2015
Sabtu, 08 Agustus 2015
Negara Pertama di Dunia itu Apa Ya?
Kadang pikiran kita suka melompat ke hal-hal yang sederhana tapi ternyata dalam. dalam beberapa hari ini, mungkin karena sedang berada di bulan Agustus, bulan kemerdekaan negara republik Indonesia, saya tiba-tiba terlintas pertanyaan: “Negara mana yang pertama berdiri sebagai negara?”
Pertanyaan ini terdengar mudah, tapi ternyata jawabannya tidak sesederhana
yang saya bayangkan. Setelah membaca dari beberapa sumber, saya menemukan bahwa
jawabannya sangat bergantung pada bagaimana kita mendefinisikan kata “negara”
itu sendiri.
Setidaknya, ada dua pendekatan utama yang bisa dipakai:
Jika kita menganggap negara sebagai entitas pemerintahan terorganisir
dengan wilayah, hukum, dan identitas politik yang jelas, maka jawabannya ada di
masa Mesopotamia.
Sekitar tahun 3500–3100 SM, di kawasan Sumeria (Irak bagian selatan
sekarang), berdiri Uruk, salah satu kota pertama yang bisa disebut sebagai
negara kota.
- Pemerintahan terpusat,
- Birokrasi,
- Hukum tertulis (misalnya Kode Ur-Nammu),
- Struktur sosial yang kompleks.
Karena itulah, banyak sejarawan menyebut Sumeria sebagai peradaban pertama yang membentuk negara dalam sejarah manusia.
Namun, jika kita memakai definisi negara modern seperti dalam Konvensi Montevideo 1933 (memiliki wilayah, penduduk tetap, pemerintahan, dan kapasitas menjalin hubungan internasional), maka jawabannya berbeda.
- Negara berdaulat tertua yang masih ada hingga kini,
- Memiliki pemerintahan sendiri sejak zaman Kekaisaran Romawi,
- Tidak pernah benar-benar dijajah secara resmi.
Dengan kata lain, San Marino adalah contoh negara modern yang paling tua usianya dan masih bertahan sampai sekarang.
Dari sini saya belajar, pertanyaan sederhana ternyata bisa membuka
cakrawala yang luas. Jawabannya tergantung dari sudut pandang kita:
- Jika berbicara awal mula peradaban manusia membentuk pemerintahan, maka Sumeria di Mesopotamia adalah jawabannya.
- Jika bicara tentang negara modern yang masih eksis sampai hari ini, maka San Marino lah pemenangnya.
Pertanyaan ini membuat saya sadar, konsep negara ternyata bukan sesuatu
yang statis, melainkan berkembang sesuai zaman dan cara pandang manusia.
Minggu, 26 Juli 2015
Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015
Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati telah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih yang dilaksanakan dari tanggal 15 Juli sampai dengan 19 Agustus 2015. Salah satu hak pemilih adalah harus terdaftar pada daftar pemilih. Untuk itu, pemutakhiran data yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) adalah untuk memastikan semua masyarakat yang sudah memiliki hak memilih itu terdaftar pada Daftar Pemilih. PPDP harus mendatangi rumah-rumah penduduk untuk melakukan pecocokan dan penelitian (Coklit) terhadap Daftar pemilih yang diberikan. Maka, untuk memperlancar proses pemutakhiran data pemilih, mari kita semua warga masyarakat menyambut petugas PPDP yang datang ke rumah. kami juga meminta masyarakat harus pro aktif dan partisipatif memeriksakan dirinya atau mendaftarkan diri ke PPDP jika tidak terdaftar di daftar pemilih agar semua yang berhak memilih ikut terdaftar.
-
Kesabaran dalam melaksanakan pekerjaan sering kali terdengar seperti nasihat klise, namun justru di sanalah letak kekuatannya. Di tengah dun...
-
Sejak lama saya memiliki ketertarikan mendalam pada sejarah—sebuah ketertarikan yang tumbuh dari rasa penasaran tentang siapa kita, da...
-
Ada dua istilah, yakni Logical Framework (LF atau Logframe) dan Logical Framework Approach (LFA) yang terkadang membingungkan. LogFr...
