Rabu, 24 September 2014

Ketenangan Pikiran


Ketenangan pikiran itu suatu permata kebijaksanaan yang indah. Perlu usaha panjang dan sabar serta pengendalian diri untuk mendapatkannya. Seseorang yang tenang, setelah belajar bagaimana memerintah dirinya sendiri, tahu bagaimana menyesuaikan diri dengan orang lain. Semakin tenang seseorang, semakin besar kesuksesannya, pengaruhnya, kekuatannya untuk selamanya. Orang yang kuat dan tenang selalu dicintai dan disenangi. Hanya orang bijak yang pikirannya dikontrol dan dimurnikan dapat membuat angin dan badai jiwa menaatinya. Untuk jiwa yang dilanda serangan: Kontrol diri adalah kekuatan. Pikiran benar adalah penguasaan. Ketenangan adalah kekuatan. Katakanlah kepada hati, "Damai. Tetaplah diam."

Minggu, 14 September 2014

Memilih

"Tindakan memilih adalah satu kesempatan bagi kita untuk mengingat bahwa seluruh cara hidup kita didasarkan pada kemampuan orang biasa untuk menilai dengan hati-hati dan baik."

Alan Keyes

Kamis, 21 Agustus 2014

Visi dan Cita-cita


Pemimpi adalah penyelamat dunia. Semua dunia yang terlihat ditopang oleh yang tak terlihat. Orang yang menghargai penglihatan yang indah, dan memiliki cita-cita yang tinggi di hatinya, suatu saat akan menyadari hal itu.
Visi Anda adalah janji akan suatu hari nanti. Prestasi terbesar pada awalnya dan untuk sementara adalah sebuah mimpi. Mimpi adalah bibit realitas.
Keadaan yang tidak mengenakkan bisa diatasi dengan merasakan dan berjuang menuju kondisi ideal.
Anda akan selalu tertarik pada apa yang paling Anda cintai. Anda akan menjadi sekecil keinginan yang mengendalikan Anda, atau sama besarnya dengan aspirasi dominan Anda. Ceroboh, bodoh dan malas berbicara tentang keberuntungan, keberuntungan dan kesempatan. Mereka tidak melihat cobaan, kegagalan dan perjuangan manusia yang mencapai kekayaan, intelek atau kesucian. Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang pengorbanan, usaha dan usaha iman yang terakhir dalam mengatasi rintangan mimpi mereka. Mereka tidak tahu kegelapan atau sakit hati.
Hadiah, kekuatan, materi, kekayaan intelektual dan spiritual adalah hasil usaha. Mereka adalah pikiran yang telah selesai, tujuan yang telah tercapai, dan visi yang telah terwujud. Visi yang Anda muliakan dalam pikiran Anda, cita-cita yang Anda tonjolkan di hati Anda, inilah yang akan Anda bangun dan anda wujudkan dalam hidup ini.