Kamis, 04 April 2019

Bebaskan Pikiranmu

Wahai diriku..

Ketika hidupmu terlalu terlalu kaku, banyak peluang akan menjadi tertutup.

Sebaliknya, jika engkau keluar dari situasimu, engkau akan membebaskan pikiranmu untuk menghadapi perubahan hidup yang tidak terduga.

Ciptakan ruangmu untuk belajar dan bertumbuh.

Belajarlah dari kesalahanmu dan orang lain.

Perhatikan duniamu tanpa bias.

Maka engkau akan melangkah maju dengan lebih tenang.

Jumat, 01 Maret 2019

Sekilas tentang Komunikasi Politik

Komunikasi politik adalah subbidang komunikasi dan ilmu politik yang berkaitan dengan bagaimana informasi menyebar dan mempengaruhi politik, pembuat kebijakan, media berita, dan warga negara. Sejak munculnya World Wide Web, jumlah data untuk dianalisis telah meledak dan peneliti beralih ke metode komputasi untuk mempelajari dinamika komunikasi politik. Dalam beberapa tahun terakhir, pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan analisis jaringan telah menjadi alat utama di dalam subbidang disiplin ilmu ini. Ini berkaitan dengan produksi, penyebaran, prosesi dan efek informasi, baik melalui media massa dan interpersonal, dalam konteks politik. Ini termasuk studi tentang media, analisis pidato oleh politisi, orang-orang yang mencoba mempengaruhi proses politik, dan percakapan formal dan informal di antara anggota masyarakat. Media berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan publik. Komunikasi politik dapat didefinisikan sebagai hubungan antara politik dan warga negara dan mode interaksi yang menghubungkan kelompok-kelompok ini satu sama lain. Apakah hubungan itu dibentuk oleh mode persuasi, maupun Pathos, Ethos atau Logos.

Sabtu, 09 Februari 2019

"Lebih Baik Malu daripada Mati"


Mr. Sandwich adalah seorang milyuner Thailand yang jatuh miskin saat krisis ekonomi Asia tahun 1997, lalu ia menjadi penjaja sandwich jalanan.
Sirivat Voravetvuthikun, nama asli Mr. Sandwich, tadinya hidup super mewah sebagai pengembang properti dan pemain saham.
Ia biasa berjudi, dan pernah menghabiskan Rp. 2 milyar dalam semalam.
Saat krisis, bank menyita seluruh propertinya, namun Sirivat masih berhutang Rp. 180 milyar.
Ia sempat depresi,
tetapi tidak bunuh diri seperti beberapa pengusaha lain yang bangkrut saat itu.
Sirivat menyalahkan dirinya karena terlalu rakus berhutang untuk bisnis.
Tetapi ia menerima kenyataan lalu memutuskan untuk berjualan sandwich di pinggir jalan dengan sebuah kardus yang dikalungkan di lehernya.
Hari pertama, ia harus menahan malu mendengar orang bertanya, Anda kan multi milyuner, mengapa berjualan sandwich?
Ia menjual 40 sandwich hari itu.
Ia pernah dikejar-kejar polisi karena berjualan di pinggir jalan.
Kini usaha sandwich-nya bernilai lebih dari Rp. 45 milyar, meluas menjadi usaha restoran dan minuman kaleng.
Ia berencana membuka warabala serta mendaftarkan bisnisnya di bursa saham.
Walaupun sangat sulit,
Mr. Sandwich menerima hidup apa adanya.
Ia berkisah, ada seorang pengusaha menembak diri gara-gara bangkrut, tetapi ia tidak meninggal justru lumpuh!
Motto Mr. Sandwich, “Lebih baik bangkrut daripada mati.”
Keberhasilannya ini didukung oleh kemampuannya mengelola emosi negatif (malu, menyesal, depresi, dll).
Ia tidak berandai-andai (“Coba waktu itu saya...”), karena ini tidak akan menyelesaikan masalah.
Fokus pada kegagalan justru akan membuat seseorang bertambah gagal.
Fokuslah pada masa depan.
Kata Nelson Mandela: "Jangan nilai aku dengan kesuksesanku, tetapi dari berapa kali aku jatuh dan bangkit kembali.”
SUATU SAAT KEHIDUPAN MEMBERIKU SEBUAH KOTAK PENUH KEGELAPAN.
BUTUH BERTAHUN-TAHUN BAGIKU UNTUK MENGERTI, BAHWA INIPUN SEBUAH HADIAH (Mary Oliver, adapted)
Life once gave me a box full of darkness.
It took me years to understand that this, too, was a gift.
(Mary Oliver, adapted)
Tetap Semangat ... Dreamchaser !!!