Senin, 15 Juni 2015

Pengungsi Rohingya Berterimakasih Kepada Masyarakat Madina


LANGSA, ACEH (Mandailing Online) –  "Terima kasih dan mohon sampaikan salam kami kepada masyarakat Madina" ujar Moehammed Turmuzy, salah seorang  perwakilan pengungsi muslim Rohingya, sebagaimana dikutip Ketua Karang Taruna Madina Al-Hasan Nasution, yang disampaikan kepada Mandailing Online via SMS, Minggu (14/6).

Para pengungsi Rohingya yang terdampar dan ditampung di Kuala Langsa, Aceh merasa terharu setelah menerima bantuan dari warga Madina yang disalurkan oleh Karang Taruna Mandailing Natal (Madina) pekan lalu.

Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Mandailing Natal yang telah membantu meringankan beban penderitaan mereka.

Sekedar diketahui, Karang Taruna Madina sejak Mei lalu melakukan gerakan pengumpulan sumbangan dari Masyarakat Madina yang diperuntukkan bagi pengungsi muslim Rohingya di Aceh.
Dan pada Rabu (10/6) lalu rombongan Karang Taruna Madina dan PMI Madina berangkat ke Langsa, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam  mengantarkan bantuan masyarakat Madina tersebut bagi pengungsi muslim Rohingya.

Bantuan yang diantarkan berupa uang tunai sebesar 17.231.000 rupiah, beras 26 sak, air mineral 104 sak, ikan kaleng 12 dus, mie instan 74 dus, pakaian bekas 21 goni besar.

Sumbangan kemanusiaan yang diantarkan oleh relawan Karang Taruna dan PMI Madina tersebut diserahkan ke Posko Dapur Umum Pengungsi Rohingya yang diterima diterima oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Langsa Drs. Ansyarullah, MM didampingi Ketua Karang Taruna Kota Langsa Wandarsyah, SE dan  sejumlah pengungsi.

Selain mengantar sumbangan kemanusiaan, para relawan yang berjumlah 15 orang ini juga sempat berbaur dengan para pengungsi dan  mencoba menghibur mereka dari kesedihan dengan belajar bersama berbahasa Indonesia.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara 

Minggu, 14 Juni 2015

Berpikir

https://images.app.goo.gl/KHFQBQ82gmy8KZGBA

Pikiran adalah kekuatan yang sangat efektif. Tanpanya, setiap kekuatan hanya besar saja. (Victor Hugo)

Dalam al-Khawatir, Syekh Muhammad Mutawalli al-Sya'rawi mengatakan "Pikiran adalah alat ukur yang digunakan manusia untuk memilih sesuatu yang dinilai lebih baik dan lebih menjamin masa depan diri dan keluarganya.

Filsafat India Kuno mengatakan "Hari ini Anda tergantung pada pikiran yang datang saat ini. Besok Anda ditentukan oleh kemana pikiran membawa Anda."

Perasaan dan perbuatan pasti dimulai dari pikiran. Pikiranlah yang menjadi pendorong setiap perbuatan dan dampaknya. Pikiranlah yang menentukan kondisi jiwa, tubuh, kepribadian, dan rasa percaya diri.

Pikiran adalah kekuatan. Jelajahilah kekuatan pikiran.

Rabu, 10 Juni 2015

Karang Taruna Madina Antar Bantuan Untuk Rohingya Di Langsa



PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (10/6) berangkat ke Langsa, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam  mengantarkan bantuan masyarakat Madina bagi pengungsi muslim Rohingya.

Bantuan yang diantarkan berupa uang tunai sebesar 17.231.000 rupiah, beras 26 sak, air mineral 104 sak, ikan kaleng 12 dus, mie instan 74 dus, pakaian bekas 21 goni besar.

Kordinator Posko Penggalangan Bantuan, Aswan Lubis dalam laporannya sebelum berangkat  menyatakan bantuan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Madina yang dikutip oleh Karang Taruna Madina di beberapa titik di Panyabungan sejak tanggal 28 Mei.

Dana transportasi Karang Taruna Madina ke Langsa berasal dari para relawan, kas Karang Taruna Madina dan sebagian dari bantuan Pemkab Madina.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Madina, Al Hasan Nasution dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Madina yang telah bermurah hati menyumbangkan bantuan untuk para pengungsi muslim Rohingya yang ada di Langsa, Aceh.

Sebanyak 15 relawan Karang Taruna Madina yang berangkat ke Aceh itu. Selain bertugas menyalurkan sumbangan, juga akan bekerja membantu beberapa hari di sana.

“Selain mengutus 15 orang anggota Karang Taruna, kita juga membawa seorang anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Madina untuk membantu tim medis yang ada disana,“ katanya.

Peliput : Jefri
Editor  : Dahlan Batubara